Senin, 10 Desember 2007

GERSIB dan rakyat menuntut janji Gubernur


Selasa-kamis, 4-6 Desember 2007 yang lalu mahasiswa bengkulu yang tergabung dalam GERSIB (Gerakan Solidaritas Bengkulu) melakukan aksi menuntut anggota DPRD menandatangani mosi tidak percaya kepemimpinan Gubernur Agusrin M. Najamudin - Syamlan, serta menuntut janji politik Agusrin-Syamlan.

Aksi yang diharapkan bisa membangkitkan semangat mahasiswa dan rakyat Bengkulu yang selama 2,5 tahun telah dikibuli begitu saja. Aksi dilakukan di depan gedung DPRD selama tiga hari ini kandas begitu saja setelah anggota dewan menyetujui mosi percaya kepemimpinan Agusrin-Syamlan yang dilakukan oleh tim PRO Agusrin Sabtu Lalu. Mahasiswa desebut anarkis sehingga sebagian anggota dewan yang menandatangani mosi tidak percaya berada pada tekanan.

pada kenyataannya mahasiswa selama aksi tidak sama sekali berbuat anarkis, justru "penjaga gedung DPRD"lah yang begitu hebat dengan pentungan, tameng dan helm sertA WATER CANNON yang menyebabkan salah satu kader KOHATI pingsan dan harus dilarikan ke RS.Rafflesia Bengkulu.

Selama 3 hari aksi beberapa mahasiswa pingsan, serta seorang polisi ikut cedera karena terlalu semangat melawan mahasiswa yang membela hak-hak seluruh rakyat bengkulu khususnya.

Pemerintahan Agusrin-Syamlan menitik beratkan pada pariwisata yang sampai saat ini tidak membahagiakan rakyat banyak. sektor pertanian dan sektor lain yang dipandang lebih penting cuma dijadikan item pendamping dari program kerjanya.

rakyat bengkulu merasa perlu menuntut atas janji Agusrin yang ingin melakukan perubahan selama 2,5 tahun, bila dirasa tidak tercapai beliau rela turun jabatan.

mari kita lihat apakah jabatan ini sangat menyenangkan beliau hingga lupa pada kami yang memilihnya.

hidup rakyat!!!!!
hidup mahasiswa!!!!

Tidak ada komentar: