Senin, 24 Desember 2007

Bengkulu Pasca Isu Tsunami



Senin, 24 Desember 2007
Terjawab sudah beberapa pertanyaan yang tersimpan dibenak warga Bengkulu yang selama Lebih dari 1bulan dihantui perasaan mencekam akibat isu yang beredar tidak disertai tanggung jawab. Isu gempa bumi disertai gelombang tsunami membawa hasil Kota Bengkulu sama dengan Kota mati. sampai pada hari inipun jalanan masih sepi.
Well, kita tunggu follow-up dari mereka yang bertanggung jawab terhadap keadaan yang mengakibatkan macetnya perputaran roda ekonomi dalam beberapa hari ini. Lebaran, natal dan tahun baru bukan alasan untuk kita semua cuti dan pergi menghilang entah kemana untuk menghindari tugas dan tanggungjawab kita. Ya memang kita, karna.., siapa lagi ya gak? ")

Kamis, 20 Desember 2007

greeting

minal aidin wal faidzin
met idul adha 1428H :)

Selasa, 11 Desember 2007

LK I An-fus










Kamis-Senin, 29 November-3Desember 2007
Yakusa!
HmI KomFe bikin LK Lagi, di wisma Transito yang diikuti oleh 28 peserta dengan hasil 19 orang Lulus, 7 orang lulus bersyarat dan 2 orang tidak lulus.

LK kali ini juga merupakan ajang latihan menjadi pemateri bagi kanda-kanda yang beberapa waktu lalu mengikuti LK II di Palembang. Dengan menjadi pendamping pemateri diharapkan HmI di Bengkulu semakin baik karena memiliki banyak pemateri berkualitas insan cita tentunya. aminn...

lanjutan aksi pro gubernur

Senin, 10 Desember 2007 (Kemarin) Pihak Pro Agusrin kembali menggelar aksi mereka menuntut anggota dewan untuk menandatangani mosi percaya gubernur. hasilnya mereka mendapatkan tanda tangan hanya dari tiga orang saja.

Dalam aksinya mereka membawa sebuah boneka yang merupakan simbol provokator. mereka menganggap kelompok mahasiswa dan masyarakat yang kontra terhadap kepemimpinan gubernur sebagai provokator yang sama artinya dengan PKI.

Sementara PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang mengusung duo Agusrin-Syamlan hari ini mengeluarkan press realease di salah satu harian bengkulu yang menyatakan bahwa mereka tetap memantau kinerja gubernur dan wakil, tetap mendukung dan menyesalkan adanya anggota fraksi PKS yang menandatangani mosi tidak percaya beberapa waktu yang lalu.

Sebagian masyarakat sudah tidak perduli lagi akan dikemanakan Bengkulu ini. Karena yang mereka tahu adalah bagaimana mereka memenuhi kebutuhan hidup yang dirasa sangat sulit pada saat perekonomian seperti sekarang. Sebagian masyarakat sendiri heran dengan aksi-aksi yang dilakukan oleh Ibu-ibu dan anak-anak yang sebenarnya mereka tidak tahu apa yang mereka tuntut. "Yang penting bisa kasih makan anak bini," tutur salah seorang pedagang di Bengkulu.

Pengkaderan HmI: "Antara Harapan dan Kenyataan"


Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) adalah salah satu Organisasi Kemasyarakatan dan Kepemudaan (OKP) yang ada di Indonesia, mempunyai fungsi sebagai organisasi pengkaderan dan berperan sebagai organisasi perjuangan. Kedua hal tersebut membawa semangat yang luar biasa sehingga para kader HMI mampu memberi kontribusi yang positif dalam setiap perubahan yang terjadi di Indonesia.

Fungsi HMI sebagai organisasi pengkaderan yang mampu menjadikan HMI besar di kalangan OKP yang ada di Indonesia, pada saat ini menjadi bahan telaah dalam diskusi-diskusi para kader baik junior maupun senior HMI sendiri. Fenomena kemunduran HMI sekarang yang semakin parah dirasakan adalah semakin berkurangnya minat mahasiswa dan beragama Islam untuk menjadi anggota HMI. Yang lebih parah lagi, ketika sudah menjadi kader HMI mereka tidak tahu akan status, fungsi dan perannya sebagai kader HMI. Dari diskusi-diskusi yang ada berbagai pendapat muncul yang semuanya mengkerucut pada satu pemaslahan yaitu pengakaderan HMI yang tidak sesuai harapan dan kenyataan.

Menurut salah seorang kader HMI yang tidak mau disebut namanya ”Saya sebenarnya tidak tahu untuk apa saya masuk HMI, tapi setelah saya pelajari dan saya ikuti kegiatan-kegiatan yang ada di HMI saya menjadi tahu untuk apa saya masuk HMI, tapi yang menjadi persoalan adalah saya kurang mengerti mengapa sekarang HMI tidak segagah yang dulu baik dari segi gerakan maupun segi pengkaderannya? Pernyataan tersebut merupakan keluhan umum pada semua kader HMI, untuk merasakan dan mencoba bangkit tapi tidak bisa, mungkin karena sistem dan pola pengkaderannya sudah rusak dan perlu direfresh kembali sehingga mampu membangkitkan semangat para kader HMI untuk kembali berjuang mengatasi permasalahan-permasalahan umat.

“Pengkaderan HMI sudah mencapai titik kronis, dimana dari segi pola pengkaderan HMI sendiri mengalami kemunduran dalam kualitas” ungkap salah satu senior HMI. Beliau menambahkan dengan nada kesal “permasalahan pengkaderan HMI ini adalah permasalahan kita bersama sebagai kader HMI baik anggota, pengurus maupun alumni HMI. Karena jika hal ini dibiarkan, bisa jadi umur HMI tidak akan lama lagi. Kalaupun masih ada, HMI akan tetap seperti sekarang, menjadi pelengkap sederetan organisasi-organisasi mahasiswa, tanpa mampu berbuat apa-apa dalam setiap momentum perubahan ke arah perbaikan kehidupan umat. Sebagai contoh adalah pelaksanaan Latihan Kader I (basic training), dimana kualitas materi dan pematerinya dipertanyakan?? Apakah sesuai atau tidak untuk pola pengkaderan HMI pada saat ini. Follow-up yang tidak dijalankan oleh pengurus HMI akan menambah kesempurnaan mundurnya HMI. Maka kita tidak usah heran, jika kader HMI sekarang tidak ada bedanya dengan mahasiswa biasa.”

Setelah sadar akan kekurangan maka solusi harus muncul untuk mengembalikan HMI pada Khittahnya sebagai organisasi pengkaderan dan organisasi perjuangan. Salah satunya dikenal dengan “Senior Turun Gunung”. Senior atau alumni HMI adalah salah satu komponen yang harus bertanggung jawab atas kemundurun HMI pada saat ini. Sudah saatnya mereka menurunkan gengsi untuk turun kembali membenahi kerusakan-kerusakan yang ada di HMI ini. Seperti istilah ‘kacang lupa pada kulitnya’, sekarang banyak alumni tidak lagi perduli dengan HMI, dan hanya sebagian kecil yang perduli, karena menganggap HMI-lah yang menjadikan mereka besar dan sukses.

Permasalahan pengkaderan sangat kompleks sehingga membutuhkan kerjasama yang baik antara anggota, pengurus maupun alumni HMI. Karena kalau salah satu komponen tersebut tidak maksimal, maka jelas akan tetap menghasilkan hancurnya identitas HMI dimasa yang akan datang.
YAKIN USAHA SAMPAI
(by.Simbah,M.Gk)

Senin, 10 Desember 2007

GERSIB dan rakyat menuntut janji Gubernur


Selasa-kamis, 4-6 Desember 2007 yang lalu mahasiswa bengkulu yang tergabung dalam GERSIB (Gerakan Solidaritas Bengkulu) melakukan aksi menuntut anggota DPRD menandatangani mosi tidak percaya kepemimpinan Gubernur Agusrin M. Najamudin - Syamlan, serta menuntut janji politik Agusrin-Syamlan.

Aksi yang diharapkan bisa membangkitkan semangat mahasiswa dan rakyat Bengkulu yang selama 2,5 tahun telah dikibuli begitu saja. Aksi dilakukan di depan gedung DPRD selama tiga hari ini kandas begitu saja setelah anggota dewan menyetujui mosi percaya kepemimpinan Agusrin-Syamlan yang dilakukan oleh tim PRO Agusrin Sabtu Lalu. Mahasiswa desebut anarkis sehingga sebagian anggota dewan yang menandatangani mosi tidak percaya berada pada tekanan.

pada kenyataannya mahasiswa selama aksi tidak sama sekali berbuat anarkis, justru "penjaga gedung DPRD"lah yang begitu hebat dengan pentungan, tameng dan helm sertA WATER CANNON yang menyebabkan salah satu kader KOHATI pingsan dan harus dilarikan ke RS.Rafflesia Bengkulu.

Selama 3 hari aksi beberapa mahasiswa pingsan, serta seorang polisi ikut cedera karena terlalu semangat melawan mahasiswa yang membela hak-hak seluruh rakyat bengkulu khususnya.

Pemerintahan Agusrin-Syamlan menitik beratkan pada pariwisata yang sampai saat ini tidak membahagiakan rakyat banyak. sektor pertanian dan sektor lain yang dipandang lebih penting cuma dijadikan item pendamping dari program kerjanya.

rakyat bengkulu merasa perlu menuntut atas janji Agusrin yang ingin melakukan perubahan selama 2,5 tahun, bila dirasa tidak tercapai beliau rela turun jabatan.

mari kita lihat apakah jabatan ini sangat menyenangkan beliau hingga lupa pada kami yang memilihnya.

hidup rakyat!!!!!
hidup mahasiswa!!!!

salam

bismillahirrahmanirrohiim..
Assalamu'alaikum wr.wb.

Teriring salam dan do'a semoga Allah swt, senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayahNya kepada kita dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, amiin.. amiin ya rabbal alamiin..

Alhamdulillahirabbal alamin, dengan segala kerendahan hati dan semangat kemerdekaan pemikiran kami pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HmI) Komisariat Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu periode 2007-2008 mempersembahkan media informasi komunikasi bagi kader-kader HmI untuk mempererat ukhuwah serta menuangkan pemikiran yang kritis, kongkrit dan solutif bagi kemajuan HmI dan umat.

Kami mempersilahkan bagi siapa saja yang merdeka pemikirannya untuk bergabung dan berpartisipasi aktif.

Demikianlah sedikit salam dari kami, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

billahit taufiq wal hidayah
wassalamu'alaikum wr.wb.